Perincian tentang ibadah Haji dan
Umrah di musim Haji Tahun 1433 H/2012 M
A.
Ibadah Umrah sunahnya ada 4
macam
1. Mandi ihram Umrah.
2. Berpakaian ihram.
3. Sholat sunah ihram 2 rakaat.
4. Niat ibadah Umrah.
Lafazd,
Niat Umrah :
Nawaitul-‘umrata wa ahramtu biha lillahi
ta’ala.
Artinya : Aku niat umrah dengan berihram karena Allah ta’ala.
Rukun Umrah ada 5 macam
1. Ihram (Niat).
2. Thawaf Umrah.
3. Sa’i.
4. Bercukur/menggunting rambut
(Tahallul).
5. Tertib (Berurutan).
Yang tidak boleh ditinggalkan atau di upahkan kepada orang lain.
B.
Rukun Haji sunahnya ada 4
macam
1. Mandi ihram Haji.
2. Berpakaian ihram.
3. Sholat sunah ihram 2 rakaat.
4. Niat ibadah Haji.
Lafazd, Niat Haji :
Nawaitul-hajja wa ahramtu bihi lillahi ta’ala.
Artinya : Aku niat haji dengan berihram karena Allah ta’ala.
Rukun Haji ada 6 macam
1. Niat Haji (di mulai tanggal 8
Dzulhijah,sore hari).
2. Wukuf di Padang Arafah (pada
tanggal 9 Dzulhijah mulai jam 12.30 siang sampai selesai).
3. Thawaf Ifadah/Thawaf Haji.
4. Sa’i.
5. Bercukur/menggunting rambut
(Tahallul).
6. Tertib (Berurutan).
Yang tidak boleh ditinggalkan atau di upahkan kepada orang lain.
Wajib Haji ada 6 macam
1. Niat Haji dari Miqat (Makkah)
yang disebut Miqat Makani artinya di pemondokkan.
2. Mabit di Muzdalifah artinya
bermalam di Muzdalifah sambil memilih batu kerikil secukupnya(49-70 butir batu
kerikil sunahnya).
3. Mabit di Mina selama 2
malam,yaitu malam 11 dan malam 12 yang mengambil Nafar awal (Rombongan awal
yang pulang ke makkah sebelum terbenam matahari atau Azan Magrib keluar dari
kota Mina).
4. Melempar Jamrah Aqabah pada
tanggal 10 Dzulhijah sebelum atau sesudah shalat shubuh 7x batu kerikil yang
disebut hari Nahar (Qurban). Apabila sudah melempar jamrah di perbolehkan
tahallul atau menggunting rambut (Tahallul Awal), larangan berpakaian ihram
haji sudah gugur, terkecuali hubungan suami/istri yang tidak boleh, masih di
haramkan oleh Allah.
Tanggal 11 Dzulhijah sudah berpakaian biasa untuk melempar 3 jamrah, di
mulai dari Ula 7x di lanjutkan ke wustha 7x dan dilanjutkan ke aqabah 7x
berjumlah 21 batu kerikil. Tanggal 12 Dzulhijah melempar 3 jamrah Ula 7x,Wustha
7x,Aqabah 7x berjumlah 21 batu kerikil. Jumlah keseluruhanya 49 yang mengambil
Nafar Awal. Bagi jamaah yang mengambil Nafar Tsani di lanjutkan pada tanggal 13
Dzulhijah melempar 3 jamrah Ula 7x,Wustha 7x, Aqabah 7x berjumlah 21 batu
kerikil jumlah keseluruhanya 70 batu kerikil,selesai.
5. Menghindari dari perbuatan
yang terlarang dalam keadaan berpakaian ihram maupun berpakaian biasa.
6. Thawaf Wada’ (Thawaf pamitan)
bagi yang akan meninggalkan kota Makkah tanpa berpakaian ihram maupun melakukan
Sa’i.
Tanggal 29/04/2012
No comments:
Post a Comment