Kitab Sholat Jumaat
1. Kewajiban mandi Jumaat atas setiap lelaki dewasa dan keterangan tentang beberapa hal yang dianjurkan
• Hadis riwayat Abdullah bin Umar, ia berkata:
Aku
mendengar Rasulullah bersabda: Bila salah seorang di antara kalian
hendak melakukan Sholat Jumaat, maka hendaknya ia mandi. (Shahih Muslim
No.1393)
• Hadis riwayat Umar bin Khathab: ia berkata:
Bahwa Rasulullah memerintahkan mandi (Jumaat). (Shahih Muslim No.1395)
• Hadis riwayat Umar bin Khathab, ia berkata:
Rasulullah
bersabda: Bila salah seorang di antara kalian hendak melakukan Sholat
Jumaat, maka hendaklah ia mandi. (Shahih Muslim No.1396)
• Hadis riwayat Abu Said Al-Khudri ra.:
Bahwa Rasulullah saw. bersabda: Mandi pada hari Jumaat adalah wajib bagi setiap orang yang balig. (Shahih Muslim No.1397)
• Hadis riwayat Aisyah ra., ia berkata:
Biasanya
kaum muslimin berangkat untuk melaksanakan Sholat Jumaat dari
rumah-rumah mereka dari desa-desa sekitar Madinah dengan memakai abaya
(sejenis jubah). Debu-debu mengenai mereka, sehingga mengeluarkan bau
tubuh. Lalu seseorang di antara mereka mendatangi Rasulullah saw. yang
berada di dekatku. Rasulullah saw. bersabda: Sepatutnya kalian mandi
untuk menyambut hari ini. (Shahih Muslim No.1398)
2. Memakai wangi-wangian dan bersiwak pada hari Jumaat
• Hadis riwayat Ibnu Abbas ra.:
Bahwa ia pernah menyebutkan sabda Nabi saw. tentang mandi pada hari Jumaat. (Shahih Muslim No.1401)
• Hadis riwayat Abu Hurairah ra.:
Dari
Nabi saw., beliau bersabda: Hak Allah atas setiap muslim adalah mandi
setiap tujuh hari, membasuh kepala dan tubuhnya. (Shahih Muslim No.1402)
• Hadis riwayat Abu Hurairah ra.:
Bahwa
Rasulullah saw. bersabda: Barang siapa yang pada hari Jumaat mandi
seperti mandi jinabat, kemudian berangkat awal (ke mesjid), maka
seakan-akan ia bersedekah seekor unta gemuk. Barang siapa berangkat pada
waktu kedua, maka ia seakan-akan ia bersedekah seekor sapi. Barang
siapa berangkat pada waktu ketiga, maka seakan-akan ia bersedekah seekor
kambing bertanduk. Barang siapa yang berangkat pada waktu keempat, maka
seakan-akan ia bersedekah seekor ayam. Dan barang siapa berangkat pada
waktu kelima, maka seakan-akan ia bersedekah sebutir telur. Dan bila
imam telah naik mimbar (untuk berkhutbah), maka para malaikat hadir
untuk mendengarkan zikir. (Maksudnya mereka tidak lagi mencatat orang
yang datang ke mesjid setelah khutbah dimulai). (Shahih Muslim No.1403)
3. Tenang ketika mendengarkan khutbah Jumaat
• Hadis riwayat Abu Hurairah ra.:
Bahwa
Rasulullah saw. bersabda: Bila engkau berkata kepada temanmu: "Diam!"
pada hari Jumaat, saat imam berkhutbah, maka engkau benar-benar
berbicara sia-sia. (Shahih Muslim No.1404)
4. Tentang waktu mustajab pada hari Jumaat
• Hadis riwayat Abu Hurairah ra.:
Bahwa
Rasulullah saw. menyebut hari Jumaat, beliau bersabda: Di hari itu ada
saat-saat, di mana bila seorang muslim Sholat dan meminta sesuatu tepat
pada saat itu, pasti Allah memberinya. (Shahih Muslim No.1406)
5. Petunjuk umat ini pada hari Jumaat
• Hadis riwayat Abu Hurairah ra., ia berkata:
Rasulullah
saw. bersabda: Kita adalah umat terakhir, tetapi kita umat yang lebih
dahulu pada hari kiamat nanti. Karena setiap umat diberi kitab sebelum
kita, sedangkan kita diberi kitab sesudah mereka. Kemudian hari ini
(hari Jumaat), hari yang telah ditentukan Allah untuk kita, Allah telah
memberi petunjuk kepada kita pada hari tersebut, maka umat lain
mengikuti kita, besok (hari Sabtu) umat Yahudi dan lusa (hari Ahad) umat
Kristen. (Shahih Muslim No.1412)
6. Waktu Sholat Jumaat adalah ketika matahari tergelincir
• Hadis riwayat Sahal ra., ia berkata:
Kami tidak tidur siang dan makan siang, kecuali setelah melaksanakan Sholat Jumaat. (Shahih Muslim No.1422)
• Hadis riwayat Salamah bin Akwa` ra. ia berkata:
Kami
dahulu melakukan Sholat Jumaat bersama Rasulullah saw. pada saat
matahari telah tergelincir (condong ke barat) kemudian pulang, berjalan
sambil meniti tempat teduh. (Shahih Muslim No.1423)
7. Menjelaskan dua khutbah sebelum Sholat dan duduk antara dua khutbah
• Hadis riwayat Ibnu Umar ra., ia berkata:
Rasulullah
saw. selalu menyampaikan khutbah Jumaat sambil berdiri kemudian duduk
dan berdiri lagi. Ia berkata: Seperti yang dilakukan oleh kaum muslimin
saat ini. (Shahih Muslim No.1425)
8.
Tentang firman Allah: Dan apabila mereka melihat perniagaan atau
permainan, mereka bubar untuk menuju kepadanya dan mereka tinggalkan
kamu sedang berdiri (berkhutbah)
• Hadis riwayat Jabir bin Abdullah ra.:
Bahwa
Pada hari Jumaat, ketika Nabi saw. sedang berdiri menyampaikan khutbah,
tiba-tiba datang kafilah dari Syam. Kaum muslimin yang saat itu sedang
mendengarkan khutbah Nabi berhambur keluar menuju kafilah tersebut,
sehingga hanya dua belas orang yang tetap (berada dalam mesjid). Lalu
turunlah ayat yang terdapat dalam surat Al-Jumu`ah ini: Bila mereka
melihat perdagangan "bisnis" atau permainan, mereka bubar demi hal
tersebut, meninggalkanmu yang sedang berdiri "berkhutbah". (Shahih
Muslim No.1428)
9. Sunat memendekkan Sholat dan khutbah Jumaat
• Hadis riwayat Ya`la bin Umayah ra.:
Dari
Shafwan bin Ya`la dari ayahnya bahwa ia mendengar Nabi saw. membaca
ayat Alquran di atas mimbar Dan mereka menyeru: Wahai Malik. (Shahih
Muslim No.1439)
10. Sholat sunat tahiyat mesjid ketika imam sedang berkhutbah
• Hadis riwayat Jabir bin Abdullah ra., ia berkata:
Ketika
Nabi saw. sedang berkhutbah pada hari Jumaat, tiba-tiba datang
seseorang (untuk melaksanakan Sholat Jumaat). Rasulullah saw. bertanya
kepada orang itu: Hai fulan, apakah engkau sudah melakukan Sholat
(tahiyat mesjid)? Orang itu menjawab: Belum. Lalu sabda Rasul: Bangun
dan Sholatlah. (Shahih Muslim No.1444)
11. Surat yang dibaca pada hari Jumaat
• Hadis riwayat Abu Hurairah ra.:
Dari
Nabi saw. bahwa: Dalam Sholat Subuh, di hari Jumaat Nabi saw. membaca
surat As-Sajadah dan Al-Insan. (Shahih Muslim No.1455)
12. Sholat sunat sesudah Sholat Jumaat
• Hadis riwayat Abdullah bin Masud ra.:
Bahwa
setelah mengerjakan Sholat Jumaat, ia pulang dan mengerjakan Sholat
sunat dua rakaat di rumah. Kemudian ia berkata: Dulu Rasulullah saw.
berbuat demikian. (Shahih Muslim No.1460)
No comments:
Post a Comment